SELAMAT DATANG DI MADING ONLINE JMM

Selasa, 27 Maret 2012

FILOSOFI DIBALIK ANGKA NOL


Lambang bilangan yang kita kenal dewasa ini ada sepuluh lambang yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Pada saat kehidupan manusia masih dalam tahap yang sangat sederhana lambang bilangan hanya berfungsi sebagai lambang untuk menentukan banyaknya benda. Lambang 1 s.d 9 tentu saja sangat khusus menyatakan banyaknya benda yang nampak nyata dan dapat diraba/disentuh atau dicacah. Sedangkan lambang nol digunakan untuk menyatakan bahwa tidak ada benda yang nampak dan dapat diraba/disentuh. Sebagai misal ada lima buah apel di atas meja, digunakanlah lambang bilangan 5 untuk menyatakan hal itu menjadi 5 apel. Sedangkan jika di atas meja tidak ada buah apel, maka digunakan lambang bilangan 0 untuk menyatakan hal itu menjadi 0 apel. Jika diatas meja ada 8 buah jeruk dinyatakan 8 jeruk, sedangkan jika diatas meja tidak ada jeruk dinyatakan dengan 0 jeruk.
Pada keadaan ini sebenarnya kejadian 0 apel dan 0 jeruk adalah suatu kejadian yang sama yaitu bahwa diatas meja tidak ada benda yang dimaksud. Jadi pernyataan 0 jeruk = 0 apel. Sehingga lambang bilangan 0 bersifat lebih netral dibanding bilangan yang lain. Inilah logika yang tertanam dalam benak kita bahwa lambang bilangan 0 mewakili sesuatu benda nyata yang tidak ada.
Dalam sebuah bilangan asli, lambang bilangan 0 jika diletakkan pada sisi sebelah kanan (bukan terletak di urutan paling depan) maka akan mempunyai nilai sesuai letaknya, sedang jika diletakkan pada sisi paling kiri (urutan terdepan sebuah bilangan) lambang bilangan 0 tak mempunyai arti apapun. Misalnya kita mempunyai bilangan 999, jika pada sisi kanan kita tambahkan lambang bilangan 0 maka nilainya menjadi 9990, lambang bilangan 0 mempunyai arti/nilai. Namun jika kita letakkan di sisi paling kiri menjadi 0999, maka lambang bilangan 0 tak mempunyai arti/nilai. Filosofi yang dapat kita ambil adalah bahwa sesuatu yang tidak nyata-nyata ada, tidak akan bernilai apapun jika ditempatkan pada posisi paling depan. Yang berhak menempati posisi terdepan adalah mereka yang nyata-nyata mempunyai nilai. Jadi jika kita ingin mencapai posisi terdepan maka kita harus memiliki nilai.
Bilangan 0 dalam penjumlahan dan pengurangan, sebuah bilangan (positif maupun negatif) jika dijumlah atau dikurang dengan 0 maka nilainya tidak akan berubah. Dapat dikatakan bahwa kehadiran bilangan 0 pada penjumlahan dan pengurangan tidak mempunyai peran dan dapat diabaikan. Misalnya 5 + 0 = 5, -23 + 0 = -23, 12 - 0 = 12, -34 - 0 = -34. Filosofinya : sesuatu  yang tidak benar-benar ada  jika ditambahkan atau dihilangkan/dikurangkan dari apapun yang telah bernilai tak akan merubah nilai itu. Ini artinya adalah jika kita ingin diperhitungkan dalam sebuah komunitas, maka kita harus bernilai untuk komunitas itu.
Bilangan 0 dalam perkalian, sebuah bilangan (positif atau negatif) jika dikalikan dengan 0 akan menghasilkan 0. Misalnya 72 x 0 = 0, 0 x -56 = 0. Filosofinya : jika kita telah memiliki sesuatu yang bernilai dan ingin menggandakan nilainya hindarilah bertemu dengan sesuatu yang tidak bernilai, karena hanya akan menelan semua nilai yang ada menjadi tiada.
Bilangan 0 dalam pembagian, sebuah bilangan (positif atau negatif) jika dibagi dengan 0 maka hasilnya tidak dapat didefinisikan. Misalnya 5 : 0 = tidak terdefinisi. Disini peran angka 0 benar-benar mencapai titik  yang tidak terduga, dimana sebuah bilangan yang pada awalnya bernilai akan menghasilkan sesuatu yang tidak hanya tak bernilai namun justru tak berarti (tidak didefinisikan). Filosofinya: ketika sesuatu yang bernilai dibagi nol atau dapat diartikan tidak dibagi pada siapapun, maka sesuatu yang bermanfaat itu tidak hanya tak bernilai namun justru tak berarti.

Minggu, 19 Februari 2012

TRYOUT



Nama penanggungjawab : Ricky Efendi
TTL : demak, 10 November 1991
NPM : 10310099
Motto Hidup : Aku tidak ingin menjadi manusia biasa.






         “Mengembangkan Potensi Siswa Guna Mempersiapkan Siswa yang Berkompeten dan Percaya Diri Dalam Menghadapi ujian Nasional”. Itulah tema yang diusung dalam kegiatan try out tahun ini, pada dasarnya try out ini diadakan untuk membantu siswa dalam mengenal tipe-tipe soal serta menguji kemampuan serta kesiapan siswa dalam dalam menghadapi ujian nasional. Sesungguhnya try out merupakan sebuah jembatan yang penting serta mutlak diadakan menjelang siswa menghadapi ujian nasional. Tanpa adanya try out sulit untuk mengetahui seberapa besar kesiapan siswa menjelang menempuh ujian. Meskipun kadang banyak siwa yang belum begitu memahami pentingnya try out, sehingga mereka tidak dengan sungguh-sungguh dalam mengerjakan. Padahal kemampuan berfikir manusia ibaratkan sebuah pisau makin sering diasah makan akan semakin tajam pula.
        Kegiatan try out ini dilaksanakan pada tiga sekolahan dalam dua waktu yang berbeda. Yakni pada tanggal 3 Februari 2012 di SMA Walisongo dan SMA Masehi 2 PSAK serta pada tanggal 17 Februari 2012 di SMA Ksatrian 2.
Pada hari pertama pelaksanaan try out, try out dilaksanakan pada dua sekolahan sekaligus sehingga panitia dibagi dalam dua team. Team pertama mengawasi proses berjalanya try out di SMA Walisongo dan team kedua ditempatkan pada SMA Masehi 2 PSAK. Pada hari kedua try out difokuskan pada satu sekolahan yaitu SMA Ksatrian2. Pelaksanaan try out pada ketiga sekolah tersebut dapat dikatakan berhasil, hal tersebut dibuktikan dengan hasil try out dari sebagain besar mampu mencapai target nilai meskipun ada sebagaian siswa yang masih belum mampu mencapai taget nilai. Semoga saja siswa yang sudah mendapatkan nilai yang sesuai taget tak mudah puas melainkan akan terus berusaha mencapai titik yang lebih atas. Begitu pula bagi siswa yang belum berhasil mencapai target nilai, tak akan menjadikan mereka putus asa melainkan menjadikanya sebuah batu loncatan untuk belajar lebih giat lagi.
         Salah satu siswi peserta try out dari SMA Walisongo yakni Ika Ayu Jayanti Kelas XII Ips2, menuturkan bahwa ia merasa sangat senang dapat mengikuti kegiatan try out ini karena menuruntnya hal ini dapat digunakanya untuk melakukan pencerminan diri dalam kesiapanya menghadapi ujian nasional 2011-2012. Menurutnya banyak hal baru yang ia peroleh stelah mengikuti try out ini, diantaranya menambah pengetahuanya akan variasi dari tipe-tipe soal yang akan diujikan nanti.
Saya merasa senang dapat bekerja sama dengan siswa serta sekolah-sekolah tersebut melalui kegiatan tersebut, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi mereka khususnya pada ujian nasional nanti. Saya berharap pula pada pelaksanaan kegiatan try out selanjutnya dapat dilaksanakan dengan lebih baik mulai dari pengkondisian jadwal dapat lebih tertata teratur serta jumlah partispasi dari sekolah akan meningkat di pelaksaan try out mendatang. Ungkap ketua panitia try out Thn 2011-2012 Ricky Efendi saat ditemui pada tanggal 17 Februari seusai merampungkan tugasnya kemarin.

Senin, 09 Januari 2012

Pythagoras dari Samos


Lahir di sekitar tahun 569 BC di Samos, Ionia dan meninggal pada tahun 475 BC. Pythagoras dari Samos seringkali digambarkan sebagai seorang matematikawan murni. Dia adalah tokoh yang sangat penting dalam pengembangan matematika, namun kita tahu persis prestasi dalam bidang matematika. Tidak seperti banyak matematikawan Yunani, dimana buku-buku mereka tulis. Pythagoras merupakan tokoh misterius.

Ayah Pythagoras
   Mnesarchus, sementara ibunya adalah Pythais dan dia adalah penduduk asli Samos. Mnesarchus adalah seorang pedagang yang datang dari Tyre, menurut cerita ia pernah membawa jagung ke Samos pada waktu kelaparan dan diberikan kewarganegaraan dari Samos sebagai tanda terima kasih. Sebagai anaknya Pythagoras menghabiskan awal tahun di Samos tetapi banyak melakukan perjalanan dengan ayahnya.

Sedikit yang diketahui tentang Pythagoras. Semua penampilan fisiknya mungkin fiktif kecuali gambaran yang mengesankan Pythagoras yang memiliki tahi lalat pada paha. Mungkin dia mempunyai dua saudara laki-laki meskipun beberapa sumber mengatakan ada tiga. Tentu dia dididik dengan baik, belajar untuk memutar lyre, belajar puisi dan bacakanlah Homer. Terdapat tiga filosof yang mempengaruhi Pythagoras ketika ia seorang anak muda. Salah satu yang paling penting adalah Pherekydes yang banyak menjelaskan sebagai guru dari Pythagoras.


Dua filosof lain yang mempengaruhi Pythagoras, dan untuk memperkenalkannya ide matematika, adalah Thales dan Anaximander murid yang baik tinggal di Miletus. Dikatakan bahwa Pythagoras pernah berkunjung di Miletus Thales ketika dia antara 18 dan 20 tahun. Saat ini Thales adalah orang tua meskipun ia membuat kesan kuat pada Pythagoras, ia mungkin tidak mengajarkan kepadanya banyak sekali. Namun dia memberikan kontribusi ke Pythagoras minat matematika dan astronomi, dan dia disarankan untuk melakukan perjalanan ke Mesir untuk mempelajari beberapa mata pelajaran.  Anaximander memang telah tertarik geometri dan kosmologi dan banyak orang akan mempengaruhi ide Pythagoras.
Sekitar 535 SM Pythagoras pergi ke Mesir. Hal ini terjadi beberapa tahun setelah firaun Polycrates azab kontrol kota Samos. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa Pythagoras dan Polycrates yang ramah di depan dan itu diklaim Pythagoras yang pergi ke Mesir dengan surat pengantar yang ditulis oleh Polycrates. Polycrates sebenarnya memiliki persekutuan dengan Mesir dan oleh karena itu terdapat hubungan kuat antara Samos dan Mesir saat ini.
Pythagoras melakukan perjalanan ke Crete segera setelah kembali ke Samos untuk belajar sistem hukum di sana. Di Samos ia mendirikan sekolah yang disebut setengah lingkaran.
Pythagoras meninggalkan Samos dan pergi ke selatan Italia sekitar 518 SM (beberapa mengatakan banyak sebelumnya). Iamblichus memberikan beberapa alasan untuk meninggalkan dia. Pertamakomentar dia pada Samian tanggapan atas metode: –
… ia mencoba untuk menggunakan metode simbolis kepada pengajaran yang sama dalam segala hal ke pelajaran dia belajar di Mesir. Samians yang sangat tidak tertarik untuk metode ini dan dia dirawat di rude dan penanganan yang tepat.
Hal ini, menurut Iamblichus, sebagian digunakan sebagai alasan untuk Pythagoras meninggalkan Samos: –
… Pythagoras telah menyeret ke dalam semua jenis misi diplomatik dengan sesama warga dan dipaksa untuk berpartisipasi dalam urusan publik. … Dia tahu bahwa semua filosof sebelum dia telah berakhir pada hari mereka asing tanah sehingga ia memutuskan untuk melepaskan diri tanggung jawab semua politik, alleging sebagai alasan, menurut beberapa sumber, yang hina yang telah Samians untuk metode.
Pythagoras mendirikan suatu falsafah dan agama di sekolah Croton (sekarang Crotone, di sebelah timur dari tumit sebelah selatan Italia) yang memiliki banyak pengikutnya. Pythagoras adalah ketua masyarakat dengan inti dari lingkaran pengikutnya dikenal sebagai mathematikoi. Mathematikoi yang tinggal secara permanen dengan Masyarakat, tidak memiliki harta pribadi dan Vegetarians. Mereka diajar oleh Pythagoras dirinya ketat dan taat aturan. Kepercayaan yang telah diselenggarakan Pythagoras:
1)    Yang pada tingkat deepset, matematika adalah kenyataan di alam.
2)  Filosofi yang dapat digunakan untuk pemurnian rohani.
3) Jiwa yang dapat menimbulkan kesatuan dengan Tuhan.
4)  Simbol tertentu yang memiliki kepentingan mistik.
5) Semua saudara-saudara dari urutan harus memperhatikan ketat loyalitas dan rahasia.
Laki-laki dan perempuan yang diizinkan untuk menjadi anggota Serikat, bahkan beberapa wanita Pythagoreans kemudian menjadi filosof terkenal. Di luar lingkaran dari Masyarakat yang dikenal sebagai akousmatics dan mereka tinggal di rumah mereka sendiri, hanya datang ke Masyarakat sepanjang hari. Mereka boleh harta mereka sendiri dan tidak perlu Vegetarians.
Pythagoras yang sebenarnya tidak dikenal. Sekolahnya dipraktikkan dan komunalisme rahasia sehingga sulit untuk membedakan antara karya Pythagoras dan bahwa orang pengikutnya. Pasti dia sekolah dibuat beredar kontribusi kepada matematika, dan sangat mungkin akan cukup tertentu tentang beberapa Pythagoras kontribusi dari matematika. Pertama kita harus jelas apa arti Pythagoras dan mathematikoi yang belajar matematika. Mereka bukan sebagai matematika penelitian tidak dalam grup modern universitas atau lembaga lainnya. Tidak ada ‘buka masalah’ bagi mereka untuk memecahkan, dan mereka tidak ada dalam rasa tertarik untuk mencoba merumuskan atau memecahkan permasalahan matematis.
Pythagorastidak tertarik dengan prinsip-prinsip matematika, konsep angka, konsep sebuah segitiga atau angka lainnya matematika dan gagasan abstrak dari bukti. Pythagoras percaya bahwa semua hubungan dapat dikurangi ke nomor mitra.
Ini dari generalisation stemmed Pythagoras dari pengamatan di musik, matematika dan astronomi. Pythagoras bahwa vibrating string menghasilkan nada harmonis bila ratios of the lengths of the strings adalah seluruh nomor, dan bahwa berbagai bentuk ratios dapat meluas ke instrumen lainnya. Bahkan Pythagoras patut dilakukan kepada matematika teori musik. Ia adalah seorang musisi halus, pemutaran lyre, musik dan ia digunakan sebagai alat untuk membantu orang-orang yang sakit.
Setiap nomor memiliki kepribadian – maskulin atau feminine, sempurna atau tidak lengkap, cantik atau jelek. Matematika modern ini merasa telah sengaja dihilangkan, namun kita masih menemukan nada yang di fiksi dan puisi. Sepuluh adalah yang terbaik nomor: ia sendiri yang pertama empat integers – satu, dua, tiga, empat dan [1 + 2 + 3 + 4 = 10] – dan ini ditulis dalam notasi titik membentuk sebuah segitiga sempurna.
Tentu saja hari ini kita ingat khususnya bagi yang terkenal Pythagoras theorem geometri. Meskipun theorem, sekarang dikenal sebagai Pythagoras theorem’s, dikenal dengan Babilon awal tahun 1000 ia telah menjadi satu untuk membuktikan itu.

source : http://www-groups.dcs.st-and.ac.uk/~history/Biographies/Pythagoras.html